Bagaimana Cara Menjual ke Luar Pulau? SOSMED atau BUAT WEBSITE SENDIRI?

Bagaimana Cara Menjual ke Luar Pulau? SOSMED atau BUAT WEBSITE SENDIRI?

Mengenai bagaimana cara menjual ke luar pulau, atau memasarkan produk Anda hingga ke luar pulau. Maka pertama-tama yang harus Anda pikirkan adalah mencari cara bagaimana agar orang dari luar pulau bisa tahu produk yang Anda jual.

Bagaimana Cara Menjual ke Luar Pulau? SOSMED atau BUAT WEBSITE SENDIRI?

Kami sendiri pernah melihat di Instagram ada seorang cowok Surabaya, dia jualan es krim. Tetapi dia memasarkan tanpa website dan hanya mengandalkan sosmed.

Bisa? Ya bisa dong…

Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah memang dengan cara tersebut pemasaran sangat luas?

Jawabannya tidak. Karena Anda tetap membutuhkan bantuan Google, khususnya Google search engine.

Memasarkan produk Anda melalui Google Search Engine hingga ke luar pulau

Jaman sekarang siapa sih yang tidak kenal Google? Produk Google yang paling banyak digunakan selain Gmail untuk layanan e-mail, juga search engine.

Orang-orang yang mencari informasi dan ingin membeli produk tertentu. Mereka biasanya membuka search engine Google, kemudian melihat website-website yang ada di halaman pencarian.

Berbeda dengan cowok Es krim yang kami sebutkan di atas. Di mana dia hanya mengandalkan sosmed dan tidak mengandalkan search engine sama sekali.

Di sini memang untuk masuk dalam search engine maka Anda harus membuat sebuah website. Nantinya website yang terindeks akan muncul di search engine ketika orang mencari.

Sebenarnya tidak hanya luar pulau saja yang terjangkau, tetapi hingga ke luar negeri. Tergantung bahasa yang Anda gunakan di website yang Anda buat tersebut.

Tetapi jika memang target pasar Anda adalah orang Indonesia, di pulau Jawa dan luar pulau Jawa, maka gunakan bahasa Indonesia.

Jadi content-content yang harus Anda tuliskan agar bisa terindeks Google, sebaiknya dituliskan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Dan ingat untuk artikel yang Anda post di website itu wajib artikel yang berkualitas dan memenuhi standard SEO.

TIDAK SEMUA ORANG SEMPAT MEMBUAT ARTIKEL SENDIRI
PERCAYAKAN KEPADA TEAM CONTENT WRITER KAMI >> CLICK DI SINI <<

Sebelumnya kami menyebutkan tentang orang yang jualan es krim online melalui sosmed. Nah Anda harus ingat bahwa sosmed itu sifatnya hanya sementara.

Mungkin Anda pernah ingat tentang Friendster bukan? Sosmed yang dulu sangat fenomenal.

Sekarang ke mana? Hilang ditelan bumi bukan?

Selanjutnya mungkin sosmed-sosmed terbaru yang ada. Percuma punya banyak followers jika Anda tidak memiliki website.

Jika orang-orang sudah bosan dengan sosmed tersebut, maka sosmed tersebut akan ditinggalkan. Alhasil Anda pun akan bangkrut.

Karena teknologi selalu berkembang. Dan ada kemungkinan ke depannya muncul sosmed yang lebih asyik. Hingga akhirnya sosmed yang sekarang pun ditinggalkan.

Lalu bagaimana dengan Google Search, apakah akan ditinggalkan?

“Tidak semudah itu Ferguso”, mungkin begitu respon yang tepat untuk menjawabnya.

Ingat dulu pernah ada pesaing Google yang juga membuat search engine. Tetapi mereka tetap kalah dengan search engine buatan Google.

Karena memang perusahaan ini selalu inovatif dan mengupdate produk mereka. Jadi Google tidak akan semudah itu dikalahkan oleh perusahaan baru.

Dan karena itu tidak ada salahnya bagi Anda untuk ikut nimbrung. Dengan cara membuat website, yang kemudian akan terindeks oleh search engine Google.

Jadi anggap saja sebagai investasi jangka panjang. Karena website yang Anda miliki, beserta artikel yang Anda pesan di kami. Itu akan menjadi milik Anda selamanya. Berbeda dengan sosmed, di mana Anda hanya memiliki akunnya tetapi jika pemilik sosmed menonaktifkan layanan mereka. BOOOM !!! Anda pun akan menjadi debu kembali, kembali ke NOL.

Ya memang tidak secepat itu, tetapi melihat kembali ke history di mana Friendster pernah mengalami hal yang serupa. Apakah tidak ada kemungkinan jika sosmed yang sekarang ditinggalkan juga?

Jadi Anda pilih membuat website atau hanya berjualan melalui sosmed? Lebih baik sih memang menjalankan keduanya. Namun pesan kami, jangan hanya mengandalkan sosmed untuk marketing produk Anda.