
Anda mungkin sering berpikiran kenapa tidak membuat artikel dengan AI? Misalkan Anda sudah memiliki sebuah website. Tetapi ada hal lain yang harus Anda pikirkan, apakah Anda siap untuk mengambil resiko?
Kelemahan dan kelebihan membuat artikel dengan AI
Sekarang ini memang sudah banyak sekali aplikasi untuk membuat artikel menggunakan AI. Bahkan membuat video saja bisa, apalagi hanya membuat artikel. Itu adalah kelebihan pertama, jadi sangat banyak resource untuk membuat artikel menggunakan AI.
Kelebihan kedua dari membuat artikel menggunakan AI itu adalah dari segi efisiensi. Di mana memang sudah tentu harga lebih murah kalau buat artikel memakai itu.
Kelemahan
Kami buat satu subjudul sendiri untuk kelemahannya. Karena memang jika dibandingkan antara kelebihan dan kelemahan, maka sudah pasti lebih banyak kelemahannya.
Kelemahan pertama dan paling signifikan adalah masalah kualitas. AI mengambil bahan dari internet, dan kemudian membuatnya menjadi sebuah artikel. Dengan demikian asalkan ada di internet, akan dibuat menjadi bahan.
Tetapi tidak dapat dipastikan apakah memang resource atau bahan yang digunakan sebagai referensi oleh AI itu memang benar apa adanya? Bagaimana kalau info yang disampaikan salah? Nah, kan kasihan nanti yang baca artikel di website Anda.
Kelemahan kedua menurut kami pribadi ada kemungkinan Google ke depannya akan mengaktifkan teknologi untuk mendeteksi artikel hasil generate AI. Dengan demikian nanti website – website yang artikelnya dibuat menggunakan AI pun akan kena punishment, dan paling parahnya bisa deindex.
Anda sudah susah payah membuat sebuah website, membayar mahal program AI, tetapi ujung – ujungnya kena deindex. Kan rugi?
Yang harus Anda perhitungkan juga adalah masalah waktu. Karena Anda membutuhkan waktu untuk membuat website dan mengupdatenya.
Kelemahan ketiga itu di gaya bahasa yang digunakan. Di mana terkadang visitor ingin membaca artikel yang gaya bahasanya tidak terlalu kaku. Tetapi dengan menggunakan AI, maka Anda kesulitan untuk membuat artikel dengan gaya bahasa yang sesuai. Karena namanya native speaker ya pasti lebih bagus untuk membuat artikelnya.
Kelemahan keempat ini menurut kami cukup penting untuk Anda perhatikan. Di mana jika ada orang lain yang menggunakan tools AI yang sama untuk membuat artikel dengan keyword yang sama atau mungkin mirip, maka tidak menutup kemungkinan jika artikel hasil generate pada beberapa bagian ada yang sama.
Itu karena AI mengambil bahan dari referensi dari beberapa website yang ada di internet, yang sudah online. Jadi terjadinya plagiasi ini tetap dapat terjadi, dan yang harus menanggung kerugian adalah Anda dan orang tersebut.
Kelemahan kelima adalah artikel jadi tidak hidup. Ya! Memang bagaimanapun kreativitas di dalam pembuatan sebuah artikel itu membutuhkan interfensi manusia, tidak bisa diserahkan ke AI. Mungkin memang AI dapat membuat artikel, tetapi AI tidak akan mengerti bagaimana membuat artikel tersebut terdapat unsur humor, dan emosi di dalamnya.
Sementara itu kalau artikel yang dibuat manual, dapat dikembangkan oleh sang penulis. Misalkan saat sedang menulis, tiba – tiba ada ide baru yang muncul, maka akan terdapat informasi yang bermanfaat dan menarik di dalam artikel. Di mana hal tersebut tidak akan Anda dapatkan jika membuat artikel dengan generate Artificial Intelligence.
Kesimpulan
Nah, di sini Anda dapat menyimpulkan. Mana yang lebih baik untuk ke depannya, Anda harus memikirkan jangka panjang. Saran kami adalah dengan membuat artikel manual, atau kalau tidak punya waktu, Anda bisa kontak kami untuk jasa penulisan artikel Indonesia dan Inggris profesional, dan dibuat dengan manual tanpa menggunakan AI ataupun software otomatis apapun.
